Kamis, 21 Mei 2015

Pencak Silat Asli Kaliwungu


 
Sejarah Singkat
Pencak Silat Asli Kaliwungu
Lembaga Beladiri Indonesia "Harimau Putih"
Alamat : Kp.Kapulisen RT. 01/ RW.04 Ds. Krajan Kulon , Kec.Kaliwungu, Kab.Kendal, Provinsi Jawa Tengah 51372 / Pondok Pesantren
 "Hidayatul Qur'an"
 Contact Person: 085 741 851 599 / kirim email ke : harimauputih1987@gmail.com


Beladiri Indonesia Harimau Putih,
Dulunya bernama KARATEDO Indonesia Harimau Putih, Lahir dikota santri Kaliwungu, kabupaten kendal, jawa tengah, pada tahun 1987, oleh beliau KH.Istihar, Bin, KH. Mashadi, Bin, KH.Ma’arif Bin, KH.Dahlan sarean.
Awal mulanya dulu beliau KH.Istihar yang pada sa’at mudanya waktu itu memegang sabuk hitam DAN I KARATEDO, dan menjadi guru di madrasah MAI didesak oleh para santri dan murid2 madrasah terdekatnya, untuk melatih mereka beladiri , maka sejak itulah abah KH.Istihar mendirikan perguruan beladiri yang bernama KARATEDO Indonesia Harimau Putih dilingkungan sekitar kota santri kaliwungu,
Dalam perkembanganya banyak santri dan masyarakat yang ikut bergabung dan berlatih beladiri ini, sempat mencapai masa ke’emasanya, sampai memiliki anggota sebanyak 1500 orang lebih yang tersebar diberbagai penjuru kota kaliwungu, namun kala itu didominasi oleh para santri, khususnya santri dikota kaliwungu,
Dikarenakan tidak terbentuknya organisasi , maka setelah tahun demi tahun , tak ada regenerasi kepengrusan dikota kaliwungu, akhirnya seperti lenyap ditelan bumi,dan dikarenakan banyaknya anggota yang berstatus sbagai seorang santri, meskipun tidak terorganisir dengan baik,ketika akhirnya para santri yang dulu pernah ikut belajar beladiri pulang kampung, maka kebanyakan dari mereka mendirikan KARATEDO Indonesia Harimau Putih didaerahnya masing2.
Mulai sa’at itulah KARATEDO Indonesia Harimau Putih meskipun dikota kaliwungu sudah seperti ditelan bumi, namun, tanpa disadari dalam kurun waktu yang begitu lumayan,akhirnya banyak sekali daerah2 diluar kota kaliwungu yang sekarang masih ada, bahkan berkembang pesat yang masih memperjuangkan bendera KARATEDO Indonesia Harimau Putih,adapun daerah2 tsb spt: sumatra, kalimantan dan irian jaya.
Untuk mengulang kesuksesan yang pernah menjadi salah satu sejarah dikota kaliwungu, dan atas saran dan desakan dari para sahabat, dan bantuan dari saudara dekat, maka (maz tommy ), berupaya untuk menghidupkan kembali perguruan yang telah lama dilupakan ditempat kelahiranya itu.
Karna  banyaknya perkembangan beladiri dizaman modren ini, dan dengan landasan semangat perjuangan dakwah islam, dengan berazazkan menjaga budaya asli indonesia, berkeinginan dan berupaya untuk menghidupkan kembali perguruan beladiri KARATEDO Indonesia Harimau Putih dengan mengakulturasikannya dengan banyak aliran beladiri lainya spt taekwondo, judo, aikido, sambo, karate dan yang terakhir adalah pencak silat.
Oleh karna itu, mulai pada awal babak baru ini,kata KARATEDO dileburkan menjadi BELADIRI INDONESIA HARIMAU PUTIH, yang artinya bersifat umum karan menggabungkan tehnik beladiri dari berbagai aliran macam beladiri, namun karna untuk menjaga budaya asli negara kita , maka pencak silat dipadukan dan dijadikan garis besar yang diajarkan, maka tidak heran apabila kita banyak menemukan keaneka ragaman tehnik beladiri di Beladiri Indonesia Harimau Putih masa kini.
Dan telah diresmikan pada th 2012 ini perguruan KARATEDO Indonesia Harimau Putih telah berganti nama menjadi Beladiri Indonesia Harimau Putih, dan telah berupaya untuk terus hidup dan berkembang sampai dimasa yang akan datang...


Dikukuhkan Kembali pada tanggal 8 Desember 2013 oleh pengurus IPSI Kabupaten Kendal  bersama wakil bupati kendal dan para alim ulama sekota kaliwungu, menjadi aliran baru dalam Pencak Silat dan berganti nama menjadi Lembaga Beladiri Indonesia Harimau “Putih” Dengan : SK IPSI Nomor : SKEP – 020/PENGKAB – IPSI – KENDAL/ XI 2013
 
 
http://fadlue.blogspot.com/2014/04/pencak-silat-asli-kaliwungu.html

Jumat, 14 Maret 2014

Apakah Pagar Nusa ?

APAKAH PAGAR NUSA ?

Nama lengkap organisasi ini adalah Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama’ Pagar Nusa disingkat IPSNU Pagar Nusa. Sedangkan Pagar Nusa sendiri merupakan akronim dari Pagar NU dan Bangsa. IPSNU Pagar Nusa adalah satu - satunya wadah yang sah bagi organisasi pancak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama’ berdasarkan keputusan Muktamar. Organisasi ini berstatus lembaga milik Nahdlatul Ulama’ yang penyelenggaraan dan pertanggungjawabannya sama sebagaimana lembaga - lembaga NU lainnya. Status resmi kelembagaan inilah yang menjadikan Pagar Nusa wajib dilestarikan dan dikembangkan oleh seluruh warga NU dengan mengecualikan pencak silat atau beladiri lainnya. Segala kegiatan yang berhubungan dengan pencak silat dan beladiri dengan segenap aspeknya dari fisik sampai mental, dari pendidikan sampai sistem pengamanan dan lain - lain merupakan bidang garapan bagi lembaga ini.

VISI DAN MISI
Pagar Nusa ber-Aqidah ala Ahlussunnah wal Jama’ah dengan asas organisasi Pancasila. Pagar Nusa mengusahakan :
Berlakunya Ajaran Islam berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah-tengah kehidupan negar kesatuan Repubil Indonesia yang ber-Pancasila.
Pelestarian, pembinaan, dan pengembangan pencak silat baik seni, beladiri, mental spiritual, maupun olahraga / kesehatan khususnya di lingkungan NU maupun di lingkungan warga bangsa lain pada umumnya
.
ANGGOTA
Keanggotaan diatur dalam Peraturan Dasar dengan kriteria mudah yaitu warga Nahdlatul Ulama’ :
Mulai kanak - kanak sampai sesepuh ( batasan usia )
Dari yang belum mengenal pencak silat sampai yang mahir ( batasan kemampuan )
Sistem penjenjangan anggota dll, disesuaikan dengan kemampuan, usia, dan kebutuhan
MATERI PENCAK SILAT
Materi Pencak Silat Pagar Nusa Bakudi susun oleh tim yang terdiri dari dewan dan sumber lain dari berbagai aliran asli dari seluruh Indonesia seperti Cimande, Cikaret, Cikampek, Cikalong, Minang, Mandar, Mataram, dll. secara sistematis dengan metode modern.Penyusunan jurus baku, baik fisik maupun non fisik dilakukan secara bertahap, memakan waktu bertahun - tahun dan sampai kini masih dilakukan penggalian - penggalian untuk paket selanjutnya.Materi baku telah dilengkapi Buku Panduan bergambar, Kaset, dan VCD, dapat dibeli di bagian perlengkapan pusat. 
FISIK BAKU
Paket Kanak - kanak ( setingkat TK )
Paket I A & B ( setingkat SD )
Paket II A & B ( setingkat SMP )
Paket III A & B ( setingkat SMU )
Paket Beladiri ( setingkat perguruan tinggi )
Pencapaian jurus fisik baku menjadi tolak ukur tingkatan sebagai jenjang latihan. Warna Dasar Badge pada sabuk tingkatan menyesuaikan dengan penjenjangan tersebut.
Pendalaman = Seni Festival, Lomba, dll.
= Beladiri Terapan, Keamanan, dll.
= Olahraga Pertandingan, Senam Massal, dll.
= Kesehatan Pijat, Pernafasan, Obat, dll.
= Dan Lain - Lain.
NON FISIK BAKU
Ijazah
Jurus Asma’ul Husna
Jurus Taqorrub
Pendalaman = Pengisian Badan Langsung / Instan
Pengisian Bertahap Sesuai Jurus
Pengisian Barang
Pengobatan Non Fisik
Atraksi
Do’a
dll.
MANFAAT
Bergabung dengan Pagar Nusa bermanfaat, baik sosio kultural, edukatif maupun personal.

SIMBOL DAN ARTI

LAMBANG PAGAR NUSA Simbol LPS Pagar Nusa berupa gambar Pita bertulisan LAA GHAALIBA ILLA BILLAH yang melingkupi bola dunia di dalam kurva segi lima dengan beberapa atribut dan perincian sebagai berikut :
Kurva segi lima merupakan simbolisasi dari Syari’at Islam yang mempunyai lima rukun dan merupakan simbolisasi pada adanya rasa kecintaan kepada bangsa dan negara yang berpancasila. Simbolisasi ini berangkat dari dasar pengertian rukun Islam yang Nabi SAW sampaikan :
Islam itu didirika atas lima : Bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke baitullah bagi yang mampu, dan puasa Ramadhan ( HR Bukhory )

Tiga garis tepi yang sejajar dengan garis kurva merupakan lambang dari tiga pola utama yang berjalan bersama dalam cara hidup warga Nahdlatul Ulama yaitu Iman, Islam, Ihsan sebagaimana Hadits Nabi SAW ketika ditanya oleh Malakat Jibril.

Bintang sudut lima sebanyak sembilan buah dengan pola melingkar di atas bola bumi dan pada bagian paling atas bintangnya tampak lebih besar ini merupakan ekspresi dari pola kepemimpinan wali songo dan juga idealisasi dari suatu cita-cita yang bersifat maksimal karena selain bintang merupakan simbol kemuliaan juga jumlah sembilan merupakan angka tertinggi. Ini sesuai dengan mimpi Nabi Yusuf tentang bintang sebagai isyarat akan mencapai kemuliaan.

Firman Allah SWT :
Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya : Wahai ayahku sesungguhnya aku bemimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan ; kulihat semuanya sujud kepadaku. ( QS.Yusuf : 4)
Bintang terbesar mengisyaratkan adanya pola kepemimpinan yang dalam Islam merupakan suatu keharusan.
Gambar cabang / trisula terletak ditengah bola dunia bagian atas tepat dibawah bintang terbesar merupakan manifestasi kenyataan historis bahwa senjata jenis inilah yang tertua dan lebih luas penyebarannya di bumi nusantara. Sebagai kelompok beladiri pencak silat anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ), Pagar Nusa memasukkan simbol tersebut supaya tidak tercerabut dari identitas persatuan beladiri asli Indonesia. Sebagaimana kita maklumi bersama :
Barang siapa memisahkan diri dari kelompok dimakan srigala

Bola Dunia / gambar bumi tepat di tengah merupakan ciri khas dari organisasi underbow Nahdlatul Ulama yang simbol utamanya berupa bumi dan tampar sebagaimana di lukiskan oleh tangan pertamanya KH. RIDWAN ABDULLAH berdasar Istikharahnya.

Pita melingkupi bumi dengan tulisan LAA GHAALIBA ILLAA BILLAH

Yang berarti tidak ada yang menang ( mengalahkan ) kecuali dengan pertolongan Allah merupakan tata nilai beladiri khas Pagar Nusa. Kalimat ini pada awal pembentukannya berbunyi
LAA GHAALIBA ILLALLAH kemudian oleh K.H. Sansuri Badawi dianjurkan untuk diberi tambahan ba sehingga berbunyi seperti sekarang. Hal ini sesuai dengan pola kalimat pada kalimat LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH yang bekonotasi umum ( am ) bagi segala bidang kehidupan.

Sedangkan secara khusus ( khas ) dengan mengambil tibar bahwa dalam Al-Quran kegiatan-kegiatan yang melibatkan beladiri secara fisik maupun non fisik banyak disebut dengan menggunakan kalimat yang berasal dari akar kata ghalaba, maka Pagar Nusa menggunakan kalimat sebagaimana tercantum dalam simbol

Firman Allah : Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu ( QS. Ali Imron : 160 )
Orang orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata : berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah ( QS. Al-Baqarah : 249 )
Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya, dan orang -orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut ( agama ) Allah itulah yang pasti menang. ( QS. Al-Maa-idah : 56 ).

Warna Hijau dan putih merupakan dua warna yang secara universal mengandung makna baik. Sebab segala yang bersih dan suci baik secara materiil ( fisik ) maupun immateriil ( non fisik ) dapat disimbolkan dengan warna putih. Sedangkan hal-hal yang bersifat sejuk, subur, makmur, tenang, enak dipandang dan lain-lain yang membahagiakan selalu dapat disimbolkan dengan warna hijau.

Warna Putih merupakan warna wajah cerah bagi orang-orang yang memperoleh kebahagiaan di akhirat.
Warna hijau merupakan warna ahli sorga yang merupakan tempat kebahagiaan manusia, sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT. :

Mereka itulah bagi mereka surga , megalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah. ( QS.Kahfi : 31).

Dengan demikian kombinasi warna itu merupakan kombinasi warna yang mengidolakan pemandangan di Surga kelak.
Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. ( QS Al-Insan 21 )

Sejarah dan Mitos Desa Kaliwungu 

Jika mendengar Kaliwungu, kebanyakan yang dibayangkan adalah Sungai (kali) yang berwarna ungu. Benar saja, menurut tokoh masyarakat di Desa Kaliwungu Masykuri, menerangkan mengenai asal mula Desa Kaliwungu merupakan dari air yang berwarna ungu.
Asal usul Desa Kaliwungu menurut Carik Desa Kaliwungu Zunakha, yang terhimpun dari berbagai sumber tokoh masyarakat, terdapat dua versi.  Pertama, ada versi yang menyebutkan bahwa nama Desa Kaliwungu berawal dari cerita Sultan Hadirin dan Arya Penangsang.
”Konon ceritanya, diawali perselisihan antara Sultan Hadirin dan Arya Penangsang tenatang siapa yang berhak mewarisi tahta atau kekuasaan atas kerajaan Mataram. Pada saat itu, Arya Penangsang merupakan murid dari Sunan Kudus. Perselisihan tersebut tidak ada penyelesaian, maka terjadilah peperangan antara Sultan Hadirin dan Arya Penangsang di sebelah selatan menara,” jelas Zunakha.
Ia menambahkan, pada saat peperangan tersebut, Sultan Hadirin terluka oleh senjata, sehingga mengalami kekalahan. Lalu Sultan Hadirin melarikan diri ke Jepara, akan tetapi Arya Penangsang mengejarnya sampai luar kota Kudus. Dengan menahan rasa sakit serta cucuran darah yang keluar dari tubuhnya, Sultan Hadirin terus berlari dari sampai keluar kota Kudus.  Sebelum sampai di Jepara, Sultan Hadirin, dalam pelariannya melewati sungai yang mengalir air yang jernih. Dengan berlumuran darah, Sultan Hadirin kemudian jatuh di air sungai tersebut.
”Hal inilah yang menyebabkan air di sungai itu berubah warna, dari yang semula kelihatan jernih airnya berubah menjadi keungu-unguan. Ketika Sultan Hadirin yang berlumuran darah jatuh ke sungai, menurut narasumber, dari situlah nama Desa Kaliwungu yang berarti dalam Bahasa Indonesia (kali=sungai, wungu=warna ungu).
Kedua, ada versi lain menyebutkan nama Desa Kaliwungu berasal dari sendang yang mengalir air yang jernih dan deras, bagaikan sungai orang Jawa menyebutnya kali. Sedangkan di sekeliling sendang tersebut, tumbuh pohon wungu, pohon itu disebut wungu karena getahnya dan bunganya berwarna ungu, dari situlah nama Desa Kaliwungu berasal.
Meski demikian, sendang tersebut masih terdapat dan mengalir airnya sampai sekarang. Namun, karena terjadi perselisihan warga Kaliwungu dengan Luar Desa. Warga Kaliwungu menutup salura sendang tersebut. Perselisihan terjadi karena tersebar mitos yang menganggap wanita yang mandi di sendang tersebut, akan mudah mendapatkan jodoh. (Faisol Hadi / Titis Ayu)

http://www.murianews.com/gelanggang/item/3585-sejarah-dan-mitos-desa-kaliwungu.html

Sejarah SMK NU 03 Kaliwungu Kendal





Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NU 03 Kaliwungu pada awalnya bernama STM NU 02 Kaliwungu adalah lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Lembaga Ma’arif Kendal didirikan pada tahun 1996 yang berlokasi di Desa Kutoharjo Kaliwungu Kab. Kendal. Pada tahun pertama dengan pemprakarsa dan kepala sekolah pertama yaitu Bapak CHUSAENI, S.Pd. (Alm) membuka empat kelas dengan rincian 3 kelas untuk program keahlian Teknik Mekanik Otomotif (TMO) dan 1 kelas Teknik Audio Video (TAV). Beliau berjuang untuk kemajuan SMK NU 03 Kaliwungu selama 15 Tahun sampai sebelum meninggal karena penyakit stroke yang dideritanya selama 2 th lebih. Pada mulanya Bapak Chusaeni, S.Pd (Alm ) banyak sekali menyewa tempat yang digunakan sebagai lokasi belajar diantaranya MI Kembangan, SD di Stasiun dan Ngaglik. Dengan segala keterbatasan dan kekurangan fasilitas dan sarana, Beliau tetap berusaha memperjuangkan kemajuan pendidikan di tingkat SMK di Kaliwungu ini. Dan Pada akhirnya saat sekarang SMK NU 03 Kaliwungu mengalami kemajuan dengan menempati gedung baru yang berjumlah 10 lokal dengan dilengkapi laboratorium komputer walaupun komputernya masih dalam keadaan terbatas. Gedung baru yang beralamat di Jl. Soekarno – Hatta Desa Karang Tengah Kaliwungu cukup strategis karena dekat dengan jalan raya dan mudah transportasinya.
Bahkan SMK NU 03 Kaliwungu sekarang sudah memiliki website yang bisa diakses untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang sekolah ini yang dapat diakses di www.smknu03klw.blogspot.com atau dapat menghubungi melalui via telepon (0294) 385376, 3686987.
SMK NU 03 Kaliwungu yang berlokasi di pusat kota Kaliwungu merupakan SMK Swasta yang berbasis Teknologi dan Religius, lokasi yang berada di jalur Strategis jalan Soekarno Hatta memberikan kemudahan bagi siswa untuk belajar dengan aktif dan kreatif. SMK NU 03 Kaliwungu dikenal dengan SMK Nuklir (NU Tiga) dalam mendidik siswa di dukung oleh guru bergelar Sarjana dan Master yang berkompeten di bidangnya.
Di kampus SMK NU 03 Kaliwungu, seluruh Civitas Akademika dengan segala sumber dayanya siap membantu dan membimbing siswa untuk belajar dan memasuki dunia kerja serta menyiapkan masuk ke Perguruan Tinggi.